Memuat...

Dampak Asap Rokok Bagi Perokok Pasif

Diposkan oleh: kuliksera | Kamis, 11 Februari 2010
Tidak ikut makan terkena getahnya. Begitulah nasib buruk para perokok pasif yang terpaksa ikut terpapar nikotin dan zat-zat racun dari asap rokok. Meski hanya sekejap, seperti halnya perokok aktif, ternyata paru-paru perokok pasif juga ikut tercemar oleh lebih dari 4.000 zat racun rokok.

Para ahli sejak lama telah mendefinisikan asap rokok yang di isap perokok adalah asap mainstream, sedangkan asap dari ujung rokok yang terbakar di namakan asap sidestream. Polusi udara yang di akibatkan oleh asap mainstream dan sidestream ini di namakan asap tangan kedua (secondhand smoke) atau asap tembakau lingkungan (environemntal tobacco smoke/ETS).
Asap tangan kedua ini juga berdampak buruk, antara lain, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular akibat rusaknya pembuluh darah dan perubahan kadar kolesterol.


Beberapa penelitian menunjukkan, orang yang sering terpapar asap rokok dari suaminya selama beberapa tahun berisiko terkena kanker paru hingga 20 persen. Sementara itu, mereka yang terpapar di lingkungan kerja atau sosial, risikonya lebih tinggi, yakni 25 persen. Meski penyejuk udara (AC) bisa menghilangkan asap yang terlihat di ruangan, tetapi tidak dapat menghilangkan partikel rokok karena akan terus bersirkulasi dan sangat mudah terisap oleh mereka yang bukan perokok. Karena itu, menyalakan AC bukanlah jawaban untuk menghindar dari bahaya rokok.


  • Acrolein : zat berbentuk cair tidak berwarna di peroleh dengan mengambil cairan dari glyceril atau dengan mengeringkannya. Pada dasarnya zat ini mengandung alkohol yang pasti sangat mengganggu kesehatan.
  • Karbon Monoksida : gas yang tidak berbau. Zat ini di hasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat karbon. Jika karbon monoxide ini masuk ke dalam tubuh dan di bawa oleh hemoglobin ke dalam otot-otot tubuh. Satu molekul hemoglobin dapat membawa empat molekul oksigen. Apabila didalam hemoglobin itu terdapat karbon monoxide, berakibat seseorang akan kekurangan oksigen.
  • Nikotin : cairan berminyak tidak berwarna. Zat ini bisa menghambat rasa lapar. Jadi menyebabkan seseorang merasa tidak lapar karena mengisap rokok.
  • Ammonia : gas yang tidak berwarna, terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Memiliki bau yang sangat tajam dan merangsang. Zat ini sangat cepat memasuki sel-sel tubuh dan kalau di suntikkan sedikit saja pada aliran darah akan membuat pingsan atau koma.
  • Formic Acid : cairan tidak berwarna, tajam baunya, bisa bergerak bebas dan dapat membuat lepuh.
  • Hydrogen Cyanide : gas tidak berwarna, tidak berbau dan tidak ada rasa. Zat ini paling ringan dan mudah terbakar. Cyanide mengandung racun berbahaya dan jika di masukkan langsung ke dalam tubuh akan berakibat kematian.
  • Nitrous Oxide : gas tidak berwarna dan jika di isap dapat menyebabkan hilangnya pertimbangan dan membuat rasa sakit. Zat ini awalnya adalah untuk zat pembius pada saat operasi.
  • Formaldehide : gas tidak berwarna dan berbau tajam. Gas ini bersifat pengawet dan pembasmi hama.
  • Fenol : zat ini terdiri dari campuran kristal yang di hasilkan dari di stilasi zat-zat organik misalnya kayu dan arang. Phenol bisa terikat di dalam protein dan menghalangi kerja enzyme.
  • Acetol : zat ini adalah hasil dari pemanasan aldehyde dan menguap dengan alkohol.
  • Hydrogen Sulfide : gas yang mudah terbakar dan berbau keras. Zat ini menghalangi oxidasi enxym (zat besi berisi pigmen).
  • Pyridine : cairan tidak berwarna dan berbau tajam. Zat ini mampu mengubah alkohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.
  • Methyl Chloride : merupakan campuran zat-zat bervalensa satu atas mana hidrogen dan karbon sebagai unsur utama. Zat ini merupakan compound organis yang sangat beracun dan uapnya bersifat sama dengan pembius.
  • Methanol : cairan ringan yang mudah menguap dan terbakar. Jika di minum dan di isap dapat berakibat pada kebutaan dan kematian.
  • Tar : cairan kental berwarna coklat tua atau hitam di dapatkan dengan cara distilasi kayu dan arang juga dari getah tembakau. Zat inilah yang menyebabkan kanker paru-paru.

Meski bahaya rokok sudah di pahami, nyatanya masih banyak perokok yang tak peduli pada penderitaan orang lain. Dengan santainya mereka masih merokok di bus atau ruangan kerja.

Kampanye anti-asap rokok yang sudah di gaungkan ternyata belum menjamin hak bagi bukan perkokok untuk menghirup udara bersih. Memang, kini sudah banyak di jumpai ruangan khusus merokok, tetapi pihak berwenang semestinya juga membantu perokok yang ingin berhenti merokok.

Bagi Anda yang memiliki pengetahuan, dan ingin berpartisipasi dalam menulis Artikel
untuk dipublikasikan di halaman www.kolom-pengetahuan.com, bisa mengirimkannya
melalui Email: kuliksera@ymail.com atau bisa juga melalui form kontak admin»

comment 2 komentar:

MR.c0r3 on 11 Januari 2012 21.15 mengatakan...

maksih sob, namabah lagi ilmu kesehatn ku.

Terimakasih untuk komentarnya, jika tidak ada halangan saya akan segera membalasnya| By kuliksera
Jefry on 4 Februari 2012 09.25 mengatakan...

Rokok memang sangat membahayakan untuk kesehatan kita
terima kasih atas informasinya..

Terimakasih untuk komentarnya, jika tidak ada halangan saya akan segera membalasnya| By kuliksera

Poskan Komentar

 
© Kolom | Pengetahuan | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger